Goa Cemara, Pantai Keluarga

Tak berlebihan rasanya jika kita bicara pantai Goa Cemara sebagai tempat yang cocok untuk wisata keluarga, karena dilihat perbandingannya dengan beberapa obyek pantai yang lain, pantai ini mempunyai beberapa keunggulan. Terutama yang berkaitan dengan area kelompok, komunitas, klub, ataupun keluarga.

Kawasan ini  masuk dalam wilayah dusun Patihan, desa  Gadingsari, kecamatan Sanden, kabupaten Bantul, propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di lintasan Jalur Pantai Selatan yang notabene akan digunakan untuk lintas Jawa, dapat diakses dengan mudah dari tiga arah daerah berbatasan. Dari timur via Jl Parangtritis lanjut JLS, dari arah Semarang melewati kota Jogja via Jl Bantul, ataupun dari Purworejo melewati JLS dan Jl Srandakan.
Peta topografis Kawasan Wisata Pantai Goa Cemara berada di bentang gumuk pasir tepat di tengah antara Muara Sungai Opak dan Sungai Progo. Termasuk pantai ekslusif karena memang pantai di bentangan gumuk pasir hanya satu-satunya di Asia dan tak lebih dari hitungan jari di seluruh dunia.

Pantai tropis berpasir ini pula yang menjadikan kawasan ini secara periodik menjadi tempat bertelurnya penyu hijau, salah satu daya tarik Kawasan Wisata Pantai Goa Cemara yang tidak dimiliki destinasi wisata lainnya. Diprakarsai kelompok tani nelayan Mino Raharjo, balai konservasi penyu didirikan untuk mendukung kelestarian populasi, sehingga penyu menjadi ikonik di Goa Cemara sampai saat ini. Bangunan balai konservasi di sebelah barat sekretariat Goa Cemara bertudung patung penyu yang sangat besar. Ditambah dengan Taman Penyu sebagai ikon utama Kawasan Wisata Pantai Goa Cemara yang berada di depan area parkir semakin menguatkan keistimewaan penyu hijau di mata warga Goa Cemara.
Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan penyu hijau di Balai Konservasi serta bisa ikut berpartisipasi melepas tukik penyu hijau ke laut lepas jika musim tetas sudah tiba. Program edukasi langsung juga disediakan dengan pemandu dari teman-teman anggota konservasi penyu.

Adalah Kawasan Wisata Terpadu, dengan area cakupan luas meliputi wilayah konservasi penyu hijau, wilayah lahan pertanian, pelestarian hutan cemara, pasar tradisional, wisata pantai, outbond, camping ground, ruang pertemuan, atv, wisata offroad gumukpasir, kuliner, cinderamata, dengan dukungan fasilitas publik yang lengkap dan terus berkembang.

Taman parkir terluas di jajaran wisata pantai Jogja-Jateng, terpadu satu pintu, sanggup menampung ratusan bus dan atau kereta wisata dan kendaraan pribadi. Menjadi alternatif untuk acara komunitas otomotif seperti event club otomotif maupun jambore nasional. Berada tepat disisi Jalur Lintas Selatan Jawa, memungkinkan untuk konvoi tanpa mengganggu aktifitas pengguna jalan yang lain.

kirab budaya goa cemaraKawasan wisata keluarga dan komunitas. Tersedia banyak aula pertemuan dan blok outdoor teduh di bawah rindangnya pohon cemara, cocok untuk kegiatan komunitas seperti outbond, camping, ataupun sekedar piknik keluarga. Goa Cemara adalah zona bebas narkoba dan minuman keras, termasuk alur perdagangan yang berpotensi ke arah itu. Bar, karaoke, diskotik dan penginapan tidak diijinkan di Kawasan Wisata Goa Cemara. Penginapan terbatas pada homestay di lingkungan pemukiman penduduk dengan ketentuan berlaku.

Suguhan wisata budaya lokal yang berbeda dan berkesinambungan, disajikan oleh penduduk sekitar dan didukung oleh Pemerintah Daerah.

Lebih dari 80% area wisata adalah kawasan konservasi cemara udang, jadi bisa dipastikan Anda tetap akan mendapatkan tempat teduh meskipun ribuan pengunjung memasuki area Goa Cemara.

Wisata Offroad Gumukpasir, adalah satu-satunya wisata adventure dengan trek gumuk pasir terpanjang se Indonesia, bahkan se Asia Tenggara. Sensasi berkendara yang sangat berbeda karena memang gumuk pasir hanya ada di pantai selatan Jogja dan Jateng.